Menjadi kaya adalah milik siapapun baik Anda adalah Pengusaha, Karyawan atau profesional. Asalkan Anda mau menggunakan pola pikir seorang Miliader. Mari kita KAYA (HIU) KAYA HATI, KAYA ILMU dan KAYA UANG dengan membina diri kita bekerja ecara TUYUL (TABAH, ULET, YAKIN, USAHA LANCAR). Sudahkan Anda Tentuakan GOAL/MIMPI BESAR Anda. Mimpi besar akan menuntun Kita mencapai Goal....Pasti..Pasti...Pasti!
PETA LOKASI
Senin, 10 Desember 2012
KEUNTUNGAN DAN TANTANGAN WIRAUSAHA
Tiap orang tertarik untuk berwirausaha dikerenakan berbagai keuntungan, banyak sekali keuntungan yang akan didapat jika seseorang berani untuk berwirausaha yang paling terlihat keuntungannya dalam berwirausaha dapat dikelompokkan dalam tiga kategori dasar :
1. Laba,
2. Kebebasan, dan
3. Kepuasan dalam menjalani hidup.
1. Keuntungan Berupa Laba
Wirausaha mengharapkan hasil yang tidak hanya mengganti kerugian waktu dan uang yang diinvestasikan tetapi juga memberikan keuntungan yang pantas bagi resiko dan inisiatif yang mereka ambil dalam mengoperasikan bisnis mereka sendiri. Dengan demikian keuntungan berupa laba merupakan motifasi yang kuat bagi wirausaha tertentu.
Laba adalah salah satu cara dalam mempertahankan nilai perusahaan. Beberapa wirausaha mungkin mengambil laba bagi dirinya sendiri atau membagikan laba tersebut, tetapi kebanyakan wirausaha puas dengan laba yang pantas.
B. Keuntungan Berupa Kebebasan
Kebebasan untuk menjalankan perusahaannya merupakan keuntungan lain bagi seorang wirausaha. Hasil survey dalam bisnis berskala kecil tahun 1991 menunjukkan bahwa 38% dari orang-orang yang meninggalkan pekerjaan nya di perusahaan lain karena mereka ingin menjadi bos atas perusahaan sendiri. Beberapa wirasuaha menggunakan kebebasannya untuk menyusun kehidupan dan perilaku kerja pribadnya secara fleksibel. Kenyataannya banyak wirausaha tidak mengutamakan fleksibiltas disatu sisi saja. Akan tetapi wirausaha menghargai kebebasan dalam karir kewirausahaan, seperti mengerjakan urusan mereka dengan cara sendiri, memungut laba sendiri dan mengatur jadwal sendiri.
C. Keuntungan Berupa Kepuasan Dalam Menjalani Hidup
Wirausaha sering menyatakan kepuasan yang mereka dapatkan dalam menjalankan bisnisnya sendiri. Pekerjaan yang mereka lakukan memberikan kenikmatan yang berasal dari kebebasan dan kenikmatan ini merefleksikan pemenuhan kerja pribadi pemilik pada barang dan jasa perusahaan. Banyak perusahaan yang dikelolah oleh wirausaha tumbuh menjadai besar akan tetapi ada juga yang relative tetap berskala kecil.
TANTANGAN BERWIRAUSAHA
Meskipun keuntungan dalam berwirasuaha menggiurkan, tapi ada juga biaya yang berhubungan dengan kepemilikan bisnis tersebut. Memulai dan mengoperasikan bisnis sendiri membutuhkan kerja keras, menyita banyak waktu dan membutuhkan kekuatan emosi. Kemungkinan gagal dalam bisnis adalah ancaman yang selalu ada bagi wirausaha, tidak ada jaminan kesuksesan. Wirausaha harus menerima berbagai resiko berhubungan dengan kegagalan bisnis. Tantangan berupa kerja keras, tekanan emosional, dan risiko meminta tingkat komitmen dan pengorbanan jika kita mengharapkan mendapatkan keuntungan.
KEWIRAUSAHAAN
Wirausaha adalah seseorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya system ekonomi perusahaaan yang bebas. Karir kewirausahaan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, menghasilkan imbalan financial yang nyata.
Wirausaha di berbagai industry membantu perekonomian dengan menyediakan pekerjaan dan memproduksi barang dan jasa bagi konsumen dalam negeri maupun di luar negeri.
Meskipun perusahaan raksasa menarik perhatian banyak publik akan tetapi bisnis kecil dan kegiatan kewirauasahaannya setidaknya memberikan andil nyata bagi kehidupan sosial dan perekonomian dunia.
IMBALAN DALAM WIRAUSAHA
Tiap orang tertarik kepada kewirausahaan kerena berbagai imbalan yang dapat dikelompokkan dalam tiga kategori dasar : Laba, Kebebasan, dan kepuasan dalam menjalani hidup.
A. Imbalan Berupa Laba
Wirausaha mengharapkan hasil yang tidak hanya mengganti kerugian waktu dan uang yang diinvestasikan tetapi juga memberikan imbalan yang pantas bagi resiko dan inisiatif yang mereka ambil dalam mengoperasikan bisnis mereka sendiri. Dengan demikian imbalan berupa laba merupakan motofasi yang kuat bagi wirausaha tertentu.
Laba adalah salah satu cara dalam mempertahankan nilai perusahaan. Beberapa wirausaha mungkin mengambil laba bagi dirinya sendiri atau membagikan laba tersebut, tetapi kebanyakan wirausaha puas dengan laba yang pantas.
B. Imbalan Berupa Kebebasan
Kebebasan untuk menjalankan perusahaannya merupakan imbalan lain bagi seorang wirausaha. Hasil survey dalam bisnis berskala kecil tahun 1991 menunjukkan bahwa 38% dari orang-orang yang meninggalkan pekerjaan nya di perusahaan lain karena mereka ingin menjadi bos atas perusahaan sendiri. Beberapa wirasuaha menggunakan kebebasannya untuk menyusun kehidupan dan perilaku kerja pribadnya secara fleksibel. Kenyataannya banyak wirausaha tidak mengutamakan fleksibiltas disatu sisi saja. Akan tetapi wirausaha menghargai kebebasan dalam karir kewirausahaan, seperti mengerjakan urusan mereka dengan cara sendiri, memungut laba sendiri dan mengatur jadwal sendiri.
C. Imbalan Berupa Kepuasan Dalam Menjalani Hidup
Wirausaha sering menyatakan kepuasan yang mereka dapatkan dalam menjalankan bisnisnya sendiri. Pekerjaan yang mereka lakukan memberikan kenikmatan yang berasal dari kebebasan dan kenikmatan ini merefleksikan pemenuhan kerja pribadi pemilik pada barang dan jasa perusahaan. Banyak perusahaan yang dikelolah oleh wirausaha tumbuh menjadai besar akan tetapi ada juga yang relative tetap berskala kecil.
TANTANGAN BERWIRAUSAHA
Meskipun imbalan dalam berwirasuaha menggiurkan, tapi ada juga biaya yang berhubungan dengan kepemilikan bisnis tersebut. Memulai dan mengoperasikan bisnis sendiri membutuhkan kerja keras, menyita banyak waktu dan membutuhkan kekuatan emosi. Kemungkinan gagal dalam bisnis adalah ancaman yang selalu ada bagi wirausaha, tidak ada jaminan kesuksesan. Wirausaha harus menerima berbagai resiko berhubungan dengan kegagalan bisnis. Tantangan berupa kerja keras, tekanan emosional, dan risiko meminta tingkat komitmen dan pengorbanan jika kita mengharapkan mendapatkan imbalan.
KARAKTERISITK WIRAUSAHA
Sikap dan Perilaku sangat dipengaruhi oleh sifat dan watak yang dimiliki oleh seseorang. Sifat dan watak yang baik, berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang wirausahawan agar wirausahawan tersebut dapat maju/sukses. Gooffrey G. Meredith (1996; 5-6) mengemungkakan ciri-ciri dan watak kewirausahaan seperti berikut :
Pendapat lain M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993; 6-7 ) mengemungkakan delapan karakteristik yang meliputi :
Memiliki rasa tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukannya.
Lebih memilih risiko yang moderat.
Percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil
Selalu menghendaki umpan balik yang segera
Berorientasi ke masa depan, perspektif, dan berwawasan jauh ke depan
Memiliki semangat kerja dan kerja keras untuk mewujudkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik .
Memiliki ketrampilan dalam mengorganisasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah
Selalu menilai prestasi dengan uang.
Wirausaha selalu komitmen dalam melakukan tugasnya sampai berhasil. Ia tidak setengah-setengah dalam melakukan pekerjaannya. Ia berani mengambil resiko terhadap pekerjaannya karena sudah diperhitungkan artinya risiko yang di ambil tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Keberanian menghadapi risiko yang didukung oleh komitmen yang kuat, mendorong wirausaha untuk terus berjuang mencari peluang sampai ada hasil. Hasil-hasil ini harus nyata/jelas dan objektif dan merupakan umpan balik bagi kelancaran kegiatannya. Dengan semangat optimis yang tingggi karena ada hasil yang diperoleh, maka uang selalu dikelolah secara proaktif dan dipandang sebagai sumber daya.
Dalam mencapai keberhasilannya, seorang wirausaha memiliki ciri-ciri tertentu pula. Dalam Enterpreneurship and Small Enterprise Development Report (1986) yang dikutip oleh M. Scarborough dan Thomas W. immerer 1993;5) dikemungkinan beberapa karakteristik kewirausahaan yang berhasil,
Diantaranya memiliki ciri-ciri :
Proaktif, yaitu berinisiatif dan tegas
Berorientasi pada prestasi, yang tercermin dalam padangan dan bertindak terhadap peluang, orientasi efisiensi, mengutamakan kualitas pekerjaan, berencana, dan mengutamakan monitoring
Komitmen kepada orang lain, misalnya dalam mengadakan kontrak dan hubungan bisnis.
Berpikir Kreatif dalam Kewirausahaan
Menurut Zimmererr (1996) untuk mengembangkan ketramplan berfikir, seseorang menggunakan otak sebelah kanan. Sedangkan untuk belajar mengembangkan ketrampilan berpikir digunakan otak sebelah kiri, ciri-cirinya :
Selalu bertanya : Apa ada cara yang lebih baik?
Selalu menantang kebiasaan, tradisi dan kebiasaan rutin
Mencoba untuk melihat masalah dari perspektif yang berbeda
Menyadari kemungkinan banyak jawaban ketimbang satu jawaban yang benar
Melihat kegagalan dan kesalahan sebagai jalan untuk mencapai sukses
Mengkorelasikan ide-ide yang masih samar terhadap masalah untuk menghasilkan pemecahan inovasi
Memiliki ketrampilan helicopter yaitu kemampuan untuk bangkit di atas kebiasaan rutin dan melihat permasalahan dari perspektif yang lebih luas kemudian memfokuskannnya pada kebutuhan untuk berubah.
Ditulis oleh Benny Susanti, SE, MM & Sri Hermawati, SE., MM
10 KESALAHAN DALAM MEMULAI USAHA
Anda memutuskan untuk memulai usaha. Anda memiliki ide. Misalnya, Anda menjadi tukang kayu. Anda mencetak brosur, kartu nama bisnis, dan memasang iklan di Yellow Pages. Anda mengeluarkan $600 untuk membuat website dan nama domain yang menceritakan pada semua orang kredibilitas dan pengalaman Anda yang luar biasa. Anda menyebarkan brosur di toko-toko sekitar Anda. Kemudian Anda menunggu, menunggu, dan menunggu.
Tidak terjadi apapun. Tapi, bukankah setiap orang melakukan hal yang sama saat memulai usaha? Mencetak brosur, menceritakan pada setiap orang betapa bagusnya Anda, dan menunggu uang menghampiri Anda.
Berhenti disini. Anda baru saja melakukan beberapa kesalahan dari 10 kesalahan teratas yang dilakukan pengusaha ketika memulai usaha.
Kesalahan # 1: Pertama, menjadi seorang "tukang kayu" itu terlalu umum. Ada jutaan tukang kayu di dunia, tapi yang berhasil adalah mereka yang memiliki keahlian khusus, seperti mengukir kayu, renovasi rumah, dan ketrampilan khusus lainnya.
Kesalahan # 2: Jika Anda gagal merencanakan, Anda berencana untuk gagal. Ide bukanlah bukanlah business plan, atau marketing plan, atau bahkan sebuah tujuan. Ini hanya sekedar ide. Meskipun proses perencanaan membutuhkan waktu yang lama dan membosankan, tapi ini akan memberikan Anda keuntungan lebih dari yang Anda bayangkan. Misalnya, saat mencari dana, bergabung dalam kelompok profesional, merubah tujuan, bisnis yang berubah, atau jika Anda mencari rekanan atau investor. Rencana Anda seharusnya memandu Anda, bukan memaksa Anda. Jika ada hal dalam rencana yang tidak sesuai, segera ubah. Business plan Anda tidak akan pernah menjadi sebuah final draft.
Kesalahan # 3: Brosur dan kartu bisnis adalah sampah saat memulai usaha! Anda akan mengeluarkan lebih banyak daripada yang mereka hasilkan untuk Anda. Abaikan biaya cetak yang tinggi beserta biaya desainnya jika Anda tidak cukup cakap. Kebanyakan awal usaha berubah terlalu cepat, dan materi ini hanya efektif dalam jangka waktu yang singkat, terkadang hanya beberapa hari.
Jangan membuang waktu, atau uang Anda untuk brosur atau kartu nama bisnis sampai Anda bisa mengejar sales setidaknya selama enam bulan. Jika tidak, hal-hal ini akan menyulitkan Anda.
Kesalahan # 4: Lihat Yellow Page dan lihat berapa banyak tukang kayu yang tercantum disana. Manakah yang paling menonjol? Tentu saja bukan iklan kecil yang ada di sudut halaman. Mungkin saja bukan yang iklan sebaris. Dan diawal usaha, inilah yang mampu Anda lakukan. Untuk satu atau dua klien dalam setahun, mungkin bisa, tapi lebih baik menunggu sampai anggaran marketing Anda mampu membeli iklan yang besar, mewah, dan menarik perhatian.
Kesalahan # 5: Enam ratus dollar untuk website dan nama domain? Website dan nama domain sebelum membuat marketing plan? Skenario ini sudah cukup memusingkan bagi Anda yang ‘dalam proses’. Ide terbaik untuk memulai usaha, mendesain web sendiri secara gratis jika Anda bisa. Ide kedua adalah meminta bantuan teman atau saudara untuk mendesainnya. Cara ketiga adalah dengan membayar biaya minimum untuk bagian yang sudah terselesaikan dan sisanya Anda kerjakan sendiri atau dengan bantuan teman atau saudara.
Hanya jika tidak ada yang bisa membantu Anda, maka Anda bisa menyewa profesional untuk mengerjakan segala sesuatunya untuk Anda. Dan jika Anda melakukannya, cobalah untuk memperkerjakanya selama 30 atau 60 hari. Dengan demikian website baru akan menghasilkan pemasukan untuk Anda sebelum Anda membayar. Jika Anda tidak membayar di depan, tanyakan jika mereka menyediakan update gratis. Anda diperbolehkan mengganti satu atau dua hal, setidaknya sekali dalam seminggu saat Anda mencoba website baru Anda. Jika Anda membayar $600, maka sebaiknya website yang baik – karena Anda menggunakan seluruh anggaran marketing untuk itu.
Kesalahan # 6: Wow! Seorang tukang kayu yang Sekolah di John B. Doe Carpentry Academy! Inikah yang dikatakan konsumen Anda? Kebanyakan, mereka tidak memikirkan hal tersebut. Kebanyakan konsumen berpikir, "Wow! Lihat hasil kerjanya. Inilah yang saya inginkan." Dan ini yang Anda inginkan dipikirkan oleh konsumen. Jangan mempromosikan diri Anda, promosikan solusi Anda. Setiap orang yang mengunjungi website Anda memiliki masalah yang ingin mereka selesaikan. Jika Anda bisa mendapatkan gambaran masalah tersebut, dan bisa memberikan solusi melalui website Anda, Anda sudah melakukan kegiatan marketing yang baik.
Kesalahan # 7: Apa yang dilakukan tukang kayu di toko kelontong? Dan mengapa dia masih membagikan selebaran? Jika Anda memang ingin membagikan selebaran, lakukan ditempat yang tepat. Seorang tukang kayu seharusnya membagikan selebaran di tempat penebangan kayu atau toko furnitur. Bahkan toko yang menjual paku menjadi tempat yang strategis bagi tukang kayu untuk menyebarkan selebaran.
Kesalahan # 8: Anda berhenti memasarkan. Mungkin ini adalah kesalahan terbesar saat memulai usaha. Meskipun Anda melakukan kebalikan dari apa yang sudah Anda baca dan jika Anda terus melakukannya, maka hasil minimumlah yang Anda dapatkan. Jika Anda berhenti saat kehabisan ide-ide baru, maka tidak banyak yang Anda dapatkan.
Kunci pemasaran adalah pengulangan. Pastikan orang ingat nama Anda saat menghadapi masalah . Jika mereka hanya melihat nama Anda sekali, sementara kompetitor sudah mengirimkan selebaran yang ketiga, maka kompetitor yang akan mendapatkannya. Sering kita dengar diperlukan lebih dari satu kali agar konsumen membeli, dan ini memang benar adanya. Dengan tersedianya informasi bagi konsumen saat ini, Anda ingin nama Anda diingat dengan baik.
Kesalahan # 9: Saat tidak ada hasil, Anda tidak melakukan apapun. Kegagalan menghampiri orang-orang yang menyerah. Motivasi diri Anda! Bangun dipagi hari dan katakan "Saya akan mendapatkan !" Jika Anda membangunnya, tapi tidak seorangpun yang tahu, maka tidak seorangpun yang datang. Saat memulai usaha, Anda harus terus mencoba, membuat kesalahan, belajar, dan mencoba lagi. Jika Anda mencoba, melakukan kesalahan, dan menyerah, Anda tidak akan pernah sukses .
Kesalahan # 10: Anda menganggap apa yang dilakukan orang lain akan sesuai untuk Anda. Salah! Apa yang dilakukan orang lain adalah membutuhkan waktu yang lama untuk memahaminya, dan mereka telah berupaya keras sepanjang waktu agar sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika Anda meniru sebagian, tidak semuanya, atas apa yang telah mereka lakukan, hasil yang Anda dapatkan tidak pernah sama. Orang berupaya keras untuk individualistis, dan begitu juga seharusnya sebuah bisnis. Jika Anda meniru kompetitor disetiap aspek, prospek hanya akan melempar koin untuk memilih. Apakah Anda hanya ingin mendapatkan 50% saja? Tidak, Anda menginginkan semuanya!
Garis bawah dalam memulai bisnis adalah tetap termotivasi. Memulai usaha adalah hal terberat yang pernah dilakukan seseorang karena unsur ketidakpastian, kurangnya struktur dukungan, pemenuhan dan tidak mengindahkan tipikal zona aman Anda. Tapi hasil yang didapatkan jauh lebih besar daripada pengorbanannya. Dan pada akhirnya, jika secara finansial aman dan mandiri, maka Anda merasa lebih puas daripada yang pernah Anda bayangkan.
Oleh Cherilyn R. Lester
LANGKAH MEMULAI USAHA
1. Mengenali peluang usaha
Dalam peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di sekeliling kita, hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya Informasi memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada sat orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial (Shane, 2003).
Pengalaman hidup. Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi dan pengetahun mengenai penemuan peluang. Dua aspek dari pengalaman hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja.
Hubungan sosial. Sebuah langkah penting dimana seseorang mendapatkan informasi dari interaksi dengan orang lain. Beberapa ahli menyarankan ketika seorang takut berwirausaha secara sendirian, maka mengawali usaha secara kelompok adalah alternative. Oleh karenanya, kualitas dan kuantitas dalam interaksi sosial akan lebih memungkinkan individu akan membuat kelompok dalam berwirausaha. Informasi yang penting ketika akan memulai usaha adalah informasi mengenai lokasi, potensi pasar, sumber modal, pekerja, dan cara pengorganisasiannya. Kombinasi antara jaringan yang luas dan kenekaragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut.
Beberapa sumber peluang usaha antara lain:
Perubahan teknologi
Perubahan kebijakan dan politik
Perubahan sosial demografi
2. Optimalisasi Potensi diri
Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. Hal ini sah-sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi, maka akan sulit bersaing. Counter HP di Yogyakarta merupakan bisnis yang menjamur dalam 3-4 tahun ini. Jika mereka tidak mempunyai keunggulan kompetitif misalnya layanan purna jual, harga yang bersaing, ataukah layanan secara umum baik, maka sulit akan berkembang. Seseorang datang ke sebuah toko untuk membeli HP, sebagian besar karena informasi yang telah didapatkan sebelumnya apakah dari mulut ke mulut ataukah dari koran.
Hal ini sangat berbeda dengan ahli terapis untuk anak autis. Kenyataan menunjukkan penderita autis meningkat di masyarakat, sementara layanan atau terapis autis belum terlalu banyak. Keahlian khusus yang ‘langka’ akan dicari orang tanpa mempertimbangkan aspek lokasi usaha.
Usaha jasa berbasis pengetahuan (knowledge intensive service) merupakan satu alternatif usaha yang memiliki keunggulan kompetitif. Biasanya mereka mendirikan usaha misalnya konsultan keuangan, konsultan manajemen, konsultan enjinering karena kemampuan pengetahuan yang dimilikinya. Oleh karenanya, model usaha ini yang seharusnya dikembangkan dalam kewiarausahaan di Perguruan Tinggi. Mahasiswa didorong untuk melakukan riset sesuai dengan bidang ilmunya untuk memiliki pengetahuan baru dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain potensi diri dalam arti pengetahuan yang kita miliki, maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi dan kepribadian. Dalam modul kuliah 5 kharakteristik kewirausahaan dari perspektif Psikologi maka dapat diperoleh gambaran ada beberapa kaharakteristik yang mendorong kesuksesan usaha dan yang tidak. Oleh karenanya, sejauh mana potensi psikologis anda mampu dioptimalkan dalam memulai sebuah usaha?
3. Fokus dalam bidang usaha
Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus –dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. Vidi catering di Yogyakarta adalah salah satu contoh dimana pendirinya berlatar belakang sarjana teknologi pertanian, jurusan pengolahan makanan. Memulai usaha rantangan untuk anak kost karena tinggal di sekitar kampus, kemudian karenabasic knowledge di bidang pengolahan makanan, kemudian berkembang menjadi catering, hotel, dan sekarang ini gedung pertemuan dan paket pernikahan (event organizer).
4. Berani memulai.
Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Oleh karenanya, ‘sedikit agak gila’ (overconfidence) dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan. Lakukan dulu. Jalan dulu. Jika ada kesulitan, baru dicari jelan keluarnya
FAKTOR MOTIVASI WIRAUSAHA
Ciri-ciri wirausaha yang berhasil (Kasmir, 27 – 28)
Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut
Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan.
Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dlijalankan, antara lain kepada : para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.
Dari analisis pengalaman di lapangan, ciri-ciri wirausaha yang pokok untuk dapat berhasil dapat dirangkum dalam tiga sikap, yaitu :
Jujur, dalam arti berani untuk mengemukakan kondisi sebenarnya dari usaha yang dijalankan, dan mau melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan kemampuannya. Hal ini diperlukan karena dengan sikap tersebut cenderung akan membuat pembeli mempunyai kepercayaan yang tinggi kepada pengusaha sehingga mau dengan rela untuk menjadi pelanggan dalam jangka waktu panjang ke depan
Mempunyai tujuan jangka panjang, dalam arti mempunyai gambaran yang jelas mengenai perkembangan akhir dari usaha yang dilaksanakan. Hal ini untuk dapat memberikan motivasi yang besar kepada pelaku wirausaha untuk dapat melakukan kerja walaupun pada saat yang bersamaan hasil yang diharapkan masih juga belum dapat diperoleh.
Selalu taat berdoa, yang merupakan penyerahan diri kepada Tuhan untuk meminta apa yang diinginkan dan menerima apapun hasil yang diperoleh. Dalam bahasa lain, dapat dikemukakan bahwa ”manusia yang berusaha, tetapi Tuhan-lah yang menentukan !” dengan demikian berdoa merupakan salah satu terapi bagi pemeliharaan usaha untuk mencapai cita-cita.
Kompetensi perlu dimiliki oleh wirausahawan seperti halnya profesi lain dalam kehidupan, kompetensi ini mendukungnya ke arah kesuksesan. Dan & Bradstreet business Credit Service (1993 : 1) mengemukakan 10 kompetensi yang harus dimiliki, yaitu :
knowing your business, yaitu mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Dengan kata lain, seorang wirausahawan harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau bisnis yang akan dilakukan.
knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengenalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministrasikan, dan membukukan kegiatan-kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis berarti memahami kiat, cara, proses dan pengelolaan semua sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien.
having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukannya. Dia harus bersikap seperti pedagang, industriawan, pengusaha, eksekutif yang sunggung-sungguh dan tidak setengah hati.
having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya bentuk materi tetapi juga rohani. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu, cukup uang, cukup tenaga, tempat dan mental.
managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan / mengelola keuangan, secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannnya secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat.
managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan / memotivasi, dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
statisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat dan memuaskan.
knowing Hozu to Compete, yaitu mengetahui strategi / cara bersaing. Wirausaha harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weaks), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dirinya dan pesaing. Dia harus menggunakan analisis SWOT sebaik terhadap dirinya dan terhadap pesaing.
copying with regulation and paper work, yaitu membuat aturan / pedoman yang jelas tersurat, tidak tersirat. (Triton, 2007 :137 – 139)
Delapan anak tangga menuju puncak karir berwirausaha (Alma, 106 – 109), terdiri atas :
mau kerja keras (capacity for hard work)
bekerjasama dengan orang lain (getting things done with and through people)
penampilan yang baik (good appearance)
yakin (self confidence)
pandai membuat keputusan (making sound decision)
mau menambah ilmu pengetahuan (college education)
ambisi untuk maju (ambition drive)
pandai berkomunikasi (ability to communicate)
PROSES KEWIRAUSAHAAN
Tahap-tahap Kewirausahaan
Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha :
Tahap memulai, tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan franchising. Juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri / manufaktur / produksi atau jasa.
Tahap melaksanakan usaha atau diringkas dengan tahap "jalan", tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek : pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil resiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.
Mempertahankan usaha, tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi
Mengembangkan usaha, tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave (1996 : 3), proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk locus of control, kreativitas, keinovasian, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausaha yang besar. Secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu, seperti locus of control, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang mempengaruhi diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi berkembangan menajdi kewirausahaan melalui proses yang dipengrauhi lingkungan, organisasi dan keluarga (Suryana, 2001 : 34).
Secara ringkas, model proses kewirausahaan mencakup tahap-tahap berikut (Alma, 2007 : 10 – 12) :
proses inovasi
proses pemicu
proses pelaksanaan
proses pertumbuhan
Berdasarkan analisis pustaka terkait kewirausahaan, diketahui bahwa aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam melakukan wirausaha adalah :
mencari peluang usaha baru : lama usaha dilakukan, dan jenis usaha yang pernah dilakukan
pembiayaan : pendanaan – jumlah dan sumber-sumber dana
SDM : tenaga kerja yang dipergunakan
kepemilikan : peran-peran dalam pelaksanaan usaha
organisasi : pembagian kerja diantara tenaga kerja yang dimiliki
kepemimpinan : kejujuran, agama, tujuan jangka panjang, proses manajerial (POAC)
Pemasaran : lokasi dan tempat usaha
KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan pertama kali muncul pada
abad 18 diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal,
dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui
inovasi dan kreativitas. Keuntungan dan kekayaan bukan tujuan
utama.
Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti. (Kasmir, 2007 : 18).
Pengertian kewirausahaan relatif berbeda-beda antar para ahli/sumber acuan dengan titik berat perhatian atau penekanan yang berbeda-beda, diantaranya adalah penciptaan organisasi baru (Gartner, 1988), menjalankan kombinasi (kegiatan) yang baru (Schumpeter, 1934), ekplorasi berbagai peluang (Kirzner, 1973), menghadapi ketidakpastian (Knight, 1921), dan mendapatkan secara bersama faktor-faktor produksi (Say, 1803). Beberapa definisi tentang kewirausahaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
Richard Cantillon (1775)
Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian
Jean Baptista Say (1816)
Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.
Frank Knight (1921)
Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan
Joseph Schumpeter (1934)
Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk :
Harvey Leibenstein (1968, 1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Israel Kirzner (1979)
Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar.
Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio
Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasila akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.
Peter F. Drucker
Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.
Zimmerer
Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).
Salah satu kesimpulan yang bisa ditarik dari berbagai pengertian tersebut adalah bahwa kewirausahaan dipandang sebagai fungsi yang mencakup eksploitasi peluang-peluang yang muncul di pasar. Eksploitasi tersebut sebagian besar berhubungan dengan pengarahan dan atau kombinasi input yang produktif. Seorang wirausahawan selalu diharuskan menghadapi resiko atau peluang yang muncul, serta sering dikaitkan dengan tindakan yang kreatif dan innovatif. Wirausahawan adalah orang yang merubah nilai sumber daya, tenaga kerja, bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan, inovasi dan cara-cara baru.
Selain itu, seorang wirausahawan menjalankan peranan manajerial dalam kegiatannya, tetapi manajemen rutin pada operasi yang sedang berjalan tidak digolongkan sebagai kewirausahaan. Seorang individu mungkin menunjukkan fungsi kewirausahaan ketika membentuk sebuah organisasi, tetapi selanjutnya menjalankan fungsi manajerial tanpa menjalankan fungsi kewirausahaannya. Jadi kewirausahaan bisa bersifat sementara atau kondisional.
Kesimpulan lain dari kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi. Istilah wirausaha muncul kemudian setelah dan sebagai padanan wiraswasta yang sejak awal sebagian orang masih kurang sreg dengan kata swasta.
Persepsi tentang wirausaha sama dengan wiraswasta sebagai padanan entrepreneur. Perbedaannya adalah pada penekanan pada kemandirian (swasta) pada wiraswasta dan pada usaha (bisnis) pada wirausaha. Istilah wirausaha kini makin banyak digunakan orang terutama karena memang penekanan pada segi bisnisnya. Walaupun demikian mengingat tantangan yang dihadapi oleh generasi muda pada saat ini banyak pada bidang lapangan kerja, maka pendidikan wiraswasta mengarah untuk survival dan kemandirian seharusnya lebih ditonjolkan.
Sedikit perbedaan persepsi wirausaha dan wiraswasta harus dipahami, terutama oleh para pengajar agar arah dan tujuan pendidikan yang diberikan tidak salah. Jika yang diharapkan dari pendidikan yang diberikan adalah sosok atau individu yang lebih bermental baja atau dengan kata lain lebih memiliki kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasarn advirsity (AQ) yang berperan untuk hidup (menghadapi tantangan hidup dan kehidupan) maka pendidikan wiraswasta yang lebih tepat. Sebaliknya jika arah dan tujuan pendidikan adalah untuk menghasilkan sosok individu yang lebih lihai dalam bisnis atau uang, atau agar lebih memiliki kecerdasan finansial (FQ) maka yang lebih tepat adalah pendidikan wirausaha. Karena kedua aspek itu sama pentingnya, maka pendidikan yang diberikan sekarang lebih cenderung kedua aspek itu dengan menggunakan kata wirausaha. Persepsi wirausaha kini mencakup baik aspek finansial maupun personal, sosial, dan profesional (Soesarsono, 2002 : 48)
Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti. (Kasmir, 2007 : 18).
Pengertian kewirausahaan relatif berbeda-beda antar para ahli/sumber acuan dengan titik berat perhatian atau penekanan yang berbeda-beda, diantaranya adalah penciptaan organisasi baru (Gartner, 1988), menjalankan kombinasi (kegiatan) yang baru (Schumpeter, 1934), ekplorasi berbagai peluang (Kirzner, 1973), menghadapi ketidakpastian (Knight, 1921), dan mendapatkan secara bersama faktor-faktor produksi (Say, 1803). Beberapa definisi tentang kewirausahaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
Richard Cantillon (1775)
Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian
Jean Baptista Say (1816)
Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.
Frank Knight (1921)
Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan
Joseph Schumpeter (1934)
Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk :
- memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru,
- memperkenalkan metoda produksi baru,
- membuka pasar yang baru (new market),
- Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau
- menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya. Penrose (1963) Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
Harvey Leibenstein (1968, 1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Israel Kirzner (1979)
Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar.
Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio
Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasila akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.
Peter F. Drucker
Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.
Zimmerer
Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).
Salah satu kesimpulan yang bisa ditarik dari berbagai pengertian tersebut adalah bahwa kewirausahaan dipandang sebagai fungsi yang mencakup eksploitasi peluang-peluang yang muncul di pasar. Eksploitasi tersebut sebagian besar berhubungan dengan pengarahan dan atau kombinasi input yang produktif. Seorang wirausahawan selalu diharuskan menghadapi resiko atau peluang yang muncul, serta sering dikaitkan dengan tindakan yang kreatif dan innovatif. Wirausahawan adalah orang yang merubah nilai sumber daya, tenaga kerja, bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan, inovasi dan cara-cara baru.
Selain itu, seorang wirausahawan menjalankan peranan manajerial dalam kegiatannya, tetapi manajemen rutin pada operasi yang sedang berjalan tidak digolongkan sebagai kewirausahaan. Seorang individu mungkin menunjukkan fungsi kewirausahaan ketika membentuk sebuah organisasi, tetapi selanjutnya menjalankan fungsi manajerial tanpa menjalankan fungsi kewirausahaannya. Jadi kewirausahaan bisa bersifat sementara atau kondisional.
Kesimpulan lain dari kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi. Istilah wirausaha muncul kemudian setelah dan sebagai padanan wiraswasta yang sejak awal sebagian orang masih kurang sreg dengan kata swasta.
Persepsi tentang wirausaha sama dengan wiraswasta sebagai padanan entrepreneur. Perbedaannya adalah pada penekanan pada kemandirian (swasta) pada wiraswasta dan pada usaha (bisnis) pada wirausaha. Istilah wirausaha kini makin banyak digunakan orang terutama karena memang penekanan pada segi bisnisnya. Walaupun demikian mengingat tantangan yang dihadapi oleh generasi muda pada saat ini banyak pada bidang lapangan kerja, maka pendidikan wiraswasta mengarah untuk survival dan kemandirian seharusnya lebih ditonjolkan.
Sedikit perbedaan persepsi wirausaha dan wiraswasta harus dipahami, terutama oleh para pengajar agar arah dan tujuan pendidikan yang diberikan tidak salah. Jika yang diharapkan dari pendidikan yang diberikan adalah sosok atau individu yang lebih bermental baja atau dengan kata lain lebih memiliki kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasarn advirsity (AQ) yang berperan untuk hidup (menghadapi tantangan hidup dan kehidupan) maka pendidikan wiraswasta yang lebih tepat. Sebaliknya jika arah dan tujuan pendidikan adalah untuk menghasilkan sosok individu yang lebih lihai dalam bisnis atau uang, atau agar lebih memiliki kecerdasan finansial (FQ) maka yang lebih tepat adalah pendidikan wirausaha. Karena kedua aspek itu sama pentingnya, maka pendidikan yang diberikan sekarang lebih cenderung kedua aspek itu dengan menggunakan kata wirausaha. Persepsi wirausaha kini mencakup baik aspek finansial maupun personal, sosial, dan profesional (Soesarsono, 2002 : 48)
CIRI DAN WATAK WIRAUSAHA
Ciri-ciri dan watak kewirausahaan..
Sumber : dari Meredith, et.a., dalam Suryana, 2001 : 8.
Dalam konteks bisnis, seorang entrepreneur membuka usaha baru (new ventures) yang menyebabkan munculnya produk baru arau ide tentang penyelenggaraan jasa-jasa.
Karakteristik tipikal entrepreneur (Schermerhorn Jr, 1999) :
Karakteristik Wirausahawan (Masykur W)

Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi (n Ach) tinggi. Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : (Masykur, Winardi)
Jenis Kewirausahaan (Williamson, 1961)
disebut sebagai Parasitic Entrepreneurship, dalam konteks ilmu ekonomi disebut sebagai
Rent-seekers (pemburu rente). (Winardi, 1977)
| No | Ciri | Watak |
| 1 | Percaya diri | Keyakinan, ketidaktergantungan,individualistis, dan optimisme |
| 2 | Berorientasi pada tugas dan hasil | Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energetik dan inisiatif |
| 3 | Pengambilan resiko | Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar dan suka tantangan |
| 4 | Kepemimpinan | Perilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik |
| 5 | Keorisinilan | Inovatif dan kreatif serta fleksibel |
| 6 | Berorientasi ke masa depan | Pandanga ke depan, perspektif |
Sumber : dari Meredith, et.a., dalam Suryana, 2001 : 8.
Dalam konteks bisnis, seorang entrepreneur membuka usaha baru (new ventures) yang menyebabkan munculnya produk baru arau ide tentang penyelenggaraan jasa-jasa.
Karakteristik tipikal entrepreneur (Schermerhorn Jr, 1999) :
- Lokus pengendalian internal
- Tingkat energi tinggi
- Kebutuhan tinggi akan prestasi
- Toleransi terhadap ambiguitas
- Kepercayaan diri
- Berorientasi pada action
Karakteristik Wirausahawan (Masykur W)
- Keinginan untuk berprestasi
- Keinginan untuk bertanggung jawab
- Preferensi kepada resiko menengah
- Persepsi kepada kemungkian berhasil
- Rangsangan untuk umpan balik
- Aktivitas Energik
- Orientasi ke masa depan
- Ketrampilan dalam pengorganisasian
- Sikap terhadap uang

Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi (n Ach) tinggi. Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : (Masykur, Winardi)
- Kemampuan inovatif
- Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
- Keinginan untuk berprestasi
- Kemampuan perencanaan realistis
- Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
- Obyektivitas
- Tanggung jawab pribadi
- Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
- Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
- Tingkat komitmen tinggi (survival)
Jenis Kewirausahaan (Williamson, 1961)
- Innovating Entrepreneurship Bereksperimentasi secara agresif, trampil mempraktekkan transformasi-transformasi atraktif
- Imitative Entrepreneurship Meniru inovasi yang berhasil dari para Innovating Entrepreneur
- Fabian Entrepreneurship Sikap yang teramat berhati-hati dan sikap skeptikal tetapi yang segera melaksanakan peniruan-peniruan menjadi jelas sekali, apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, mereka akan kehilangan posisi relatif pada industri yang bersangkutan.
- Drone Entrepreneurship Drone = malas. Penolakan untuk memanfaatkan peluang-peluang untuk melaksanakan perubahan-perubahan dalam rumus produksi sekalipun hal tersbut akan mengakibatkan mereka merugi diandingkan dengan produsen lain.
disebut sebagai Parasitic Entrepreneurship, dalam konteks ilmu ekonomi disebut sebagai
Rent-seekers (pemburu rente). (Winardi, 1977)
8 KIAT MENUJU SUKSES
1. Kenali Impian Anda
Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah impian dari orang-orang yang telah menemukan dan menciptakannya. Orang-orang ini mengenali mimpi mereka dan percaya bahwa mimpi-mimpi ini bisa diwujudkan.
“Orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide tersebut berhasil”. Demikian sebuah ungkapan. Dan orang-orang yang sekarang wujud impiannya sedang kita gunakan, telah rela dianggap aneh dan bahkan dianggap gila.
Karena barangkali bagi mereka, hidup mengejar impian dan menjadi orang seperti yang mereka sendiri inginkan, jauh lebih mulia dan bahagia daripada menjadi orang dan menjalani kehidupan seperti yang orang lain harapkan dan tentukan
2. Ambil Langkah Pertama
Banyak impian hanyalah tinggal impian jika tidak ada tindakan yang diambil untuk membuat impian tersebut terwujud.
Langkah pertama yang paling tepat untuk memulai adalah dengan mengumpulkan informasi yang cukup untuk membuka jalan ke arah impian kita. Namun di era informasi saat ini, sangat mudah untuk terjebak dalam informasi yang salah. Bahkan tidak jarang tersesat dalam belantara informasi.
Terlebih sebagai manuasia kita mudah sekali tergoda pada hal-hal yang kelihatannya serba mudah dan instan.
Karena itu motto kami adalah “Internet Bagaikan Hutan Belantara Yang Tanpa Batas Jadi Pastikan Anda Menginvestasikan Waktu Dan Energi Anda Hanya Pada Yang Memberikan Nilai Kembalian Yang Paling Tinggi Untuk Anda”.
3. Bersedia Belajar
Saat ini banyak sekali orang yang menjadi penganggur berpindidikan. Kenapa? Karena pendidikan saja tidak cukup. Selain berpendidikan kita juga harus memiliki ketrampilan. Telah sangat banyak contoh di dunia ini dimana orang justru menjadi sukses bukan karena pendidikannya tapi karena ketrampilannya.
Karena itu jangan sungkan untuk belajar ketrampilan-ketrampilan baru yang akan semakin mendekatkan anda dengan impian anda. Mungkin tidak akan ada tepuk tangan, pakaian toga atau sertifikat ketika anda telah menguasai ketrampilan bisnis anda. Tapi semua orang tahu, dalam bisnis indikator sukses bukan nilai akademis, tapi nilai saldo.
Namun demikian, jangan jadikan uang sebagai tujuan utama. Karena ketika kita semakin layak untuk menjadi sukses, uang akan mengikuti dengan sendirinya.
4. Ciptakan Sebuah Sistem
Agar mudah mengevaluasi perkembangan bisnis anda. Ciptakan sebuah sistem. Standard Operating Procedure (SOP). Prosedur mengoperasikan televisi paling sederhana misalnya; sambungkan TV ke sumber listrik, tekan tombol power. Jika televisi tidak menyala berarti kemungkinan masalah hanya dua, kalau bukan pada sumber listriknya yang kosong berarti power TV tersebut yang rusak.
Hampir semua intansi dan korporasi besar memiliki SOP untuk mengatur bisnis mereka. SOPlah yang membuat KFC, McDonald, Pizza Hut, Coca-Cola, Pepsi cita rasanya tetap sama di belahan dunia manapun dia dijual.
Di eCerdas, WFD System adalah SOP yang dibuat agar jerih payah yang telah dilakukan untuk megembangkan jaringan tidak perlu lagi dilakukan berulang-ulang.
5. Kembangkan Jaringan
Bisnis tanpa jaringan hanya menjadi bisnis lokal. Dan tidak ada bisnis yang sukses besar tanpa membangun jaringan. Ada orang yang sukses karena jaringan bisnis restorannya, jaringan bisnis real estatenya, jaringan bisnis baksonya dan lain-lain.
Ketika bisnis online hadir, membangun jaringan menjadi lebih mudah. Tidak perlu tanah, gedung dan karyawan. Mengawasinyapun menjadi lebih mudah, tidak perlu pergi-pergi ke luar kota, tidak perlu menstok barang, dijalankan tanpa terikat waktu dan tempat.
Saat ini, siapa yang paling luas dan berkualitas jaringan yang dimilikinya, maka akan semakin sukses dia. Membangun jaringan yang tidak sekedar luas tapi juga berkualiatas adalah salah satu ketrampilan yang paling dibanggakan dan diandalkan oleh entreprenuer manapun.
6. Pengorbanan
Investasi adalah bahasa lain dari pengorbanan. Dimana saat berinvestasi kita rela berkorban untuk tidak membelajakan uang yang kita miliki saat ini demi harapan akan perkembangan hasilnya di masa depan. Demikian juga dalam investasi waktu dan energi.
Tapi sayangnya, sangat jarang orang yang rela berkorban, orang yang bersedia menunda kesenangannya saat ini demi kesenangan yang jauh lebih besar di hari esok hanya karena terbayang-bayang akan resikonya.
Padahal jika pengorbanan itu memang dibutuhkan dalam meraih impiannya, maka kita akan menjalankannya dengan suka cita. Halangan apapun adalah tantangan untuk menjadi lebih kuat, lebih cerdas, lebih berpengalaman dan tentunya untuk menjadi lebih sukses…
7. Konsisten
Ada saat dalam menjalankan bisnis seakan-akan mendadak menjadi buntu. Cahaya gairah yang tadinya terang-benderang tiba-tiba meredup. Baik karena suatu alasan atau bahkan tidak diketahui alasannya kenapa.
Banyak calon-calon bintang berguguran pada fase ini, ketika komitmen mereka diuji, ketika daya tahan fisik dan mentalnya diuji, mereka kalah. Sehingga mereka tidak layak melihat impian mereka menjadi nyata. Yang paling menyedihkan kebanyakan mundur justru ketika impian telah tinggal sejangkauan lagi. “Saat paling gelap di malam hari adalah saat menjelang fajar”, demikian sebuah ungkapan bijak.
Jika langkah anda mulai tersandung, ingatlah kembali impian anda. Bayangkan bagaimana kesengsaraan yang akan anda alami jika impian anda tidak tercapai.
8. Impian Menjadi Nyata
Kini semua perjuangan yang dilakukan untuk meraih impian telah tercapai. Jika ada tetes air mata dan luka di masa lalu, kini menjadi kenangan dan kisah yang manis dan menjadi motivator bagi generasi bintang berikutnya.
Betapa bahagianya menjadi orang seperti yang kita inginkan. Betapa bahagianya dapat menjalani kehidupan sesusai dengan pilihan sendiri. Betapa bahagianya mengetahui bahwa kebahagiaan ini buah dari perjuangan sendiri. Dan yang paling membahagiakan adalah sekarang kita dapat membagi kebahagiaan ini kepada keluarga, orang-orang yang kita cintai, sahabat dan lingkungan kita…
Dan sekarang kita juga sadar bahwa ketika kita bermimpi meraih bintang, dan kita benar-benar telah berjuang untuk mewujudkannya, walau mungkin nanti bintang itu tidak teraih, tapi kita tidak akan sekedar mendapatkan lumpur.
Langganan:
Postingan (Atom)
Kebebasan Waktu dan Finansial
Jangan Menyerah Untuk Bisnis Ini
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalkani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Back to Reff 1
Back to Reff 2
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalkani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Back to Reff 1
Back to Reff 2
Harga Produk
| NAMA PRODUK | ISI | RETAIL/IBO | |
|---|---|---|---|
| NUTRILITE DOUBLE X | 186 tablet | 577/444 | |
| NUTRILITE SALMON OMEGA-3 | 90 softgel | 437/336 | |
| NUTRILITE DAILY(70) | 70 tablet | 280/215 | |
| NUTRILITE DAILY personal size | 30 tablet | 147/112 | |
| NUTRILITE NUTRI BLEND CHEWABLE | 60 tablet | 217/167 | |
| NUTRILITE HI-PROTEIN | 450 gr | 413/318 | |
| NUTRILITE HI- PROTEIN BERRY FLAVOURED | 500 gr | 413/318 | |
| NUTRILITE IRON FOLIC PLUS | 120 tablet | 187/144 | |
| NUTRILITE NATURAL MULTI CAROTENE | 90 softgel | 378/291 | |
| NUTRILITE WHEAT GERM E | 100 softgel | 204/157 | |
| NUTRILITE H PROTEIN | 14 SACHET | 156/120 | |
| NUTRILITE BIO C PLUS personal size | 60 tablet | 247/190 | |
| NUTRILITE NATURAL B COMPLEX | 100 tablet | 147/113 | |
| NUTRILITE LECITHIN E | 110 tablet | 222/171 | |
| NUTRILITE GLUCOSAMINE WITH BOSWELLIA | 150 kapsul | 430/331 | |
| NUTRILITE CAL MAG D | 180 tablet | 199/153 | |
| NUTRILITE SAW PALMETTO AND NETTLE ROOT | 100 softgel | 450/346 | |
| NUTRILITE GARLIC&LICORICE | 150 tablet | 351/270 | |
| NUTRILITE CH BALANCE with GREEN TEA EXTRACT | 60 softgel | 454/340 | |
| NUTRILITE PRIMROSE PLUS | 60 softgel | 291/224 | |
| NUTRILITE SIBERIAN GINSENG with GINKGO BILOBA | 100 tablet | 476/366 | |
| NUTRILITE TRIPLE SHIELD ECHINACEA | 120 tablet | 575/442 | |
| NUTRILITE LIVER HEALTH with milk thistle&dandelion plus | 60 tablet | 416/320 | |
| NUTRILITE BILBERRY with LUTEIN | 62 softgel | 482/371 | |
| NUTRILITE CHEWABLE IRON | 80 tablet | 152/117 | |
| NUTRILITE CHEWABLE CAL MAG | 80 tablet | 194/149 | |
| NUTRLITE ACEROLA C | 110 tablet | 250/192 | |
| NUTRILITE CHEWABLE MULTI | 90 tablet | 329/253 | |
| NUTRILITE CLA 500 | 90 softgel | 601/462 | |
| NUTRILITE CARB BLOCKER 2 | 90 tablet | 447/344 | |
| NUTRILITE positrim cafe au lait | 14 sachet | 381/293 | |
| NUTRILITE POSITRIM COCOA | 14 sachet | 381/293 | |
| NUTRILITE BASIC PACK | 1 paket | 1,857/1,429 | |
| NUTRILITE CAFE AU LAIT/COCOA | 1 paket | 1,857/1.429 | |
| NUTRILITE INTERMEDIATE PACK | 1 paket | 1,482,000 | |
| NUTRILITE CAFE AU LAIT/COCOA | 1 paket | 1,482,000 | |
| nutrilite advance pack | 1 paket | 1,684,000 | |
| NUTRILITE CAFE AU LAIT/COCOA | 1 paket | 1,684,000 | |
| NUTRILITE GAIN WEIGHT PACK | 1 paket | 866,000 | |
| NUTRILITE CAFE AU LAIT/COCOA | 1 paket | 866,000 | |
| NUTRILITE ACEROLA CHERRY DRINK MIX | 4 sachet | 129,000 | |
| NUTRILITE ACTIVE 8 orange drink | 4 sachet | 91,000 | |
| HYDRATING SYSTEM | 1 set | 827,000 | |
| HYDRATING CLEANSER | 135ml | 254,000 | |
| HYDRATING TONER | 200ml | 263,000 | |
| HYDRATING LOTION | 75ml | 311,000 | |
| BALANCING SYSTEM | 1 set | 876/674 | |
| BALANCING CLEANSER | 135ml | 254,000 | |
| BALANCING TONER | 200ml | 273/210 | |
| BALANCING LOTION | 75ml | 322/248 | |
| EYE&LIP MAKEUP REMOVER | 120ml | 174/134 | |
| GENTLE ACTION MAKEUP REMOVER | 125ml | 281/216 | |
| BLEMISH CONTROL | 15ml | 173,000 | |
| REPLENISHING EYE CREME | 15ml | 235,000 | |
| ALPHA HYDROXY SERUM PLUS | 30ml | 346,000 | |
| POLISHING SCRUB | 125ml | 220,000 | |
| PORE CLEANSING MASQUE | 100ml | 204,000 | |
| CREAMY MASSAGE | 120ml | 402,000 | |
| MOISTURE PLUS | 14,5ml | 311,000 | |
| SOOTHING CREME | 30ml | 389,000 | |
| MULTI PROTECT SPF 30 | 50ml | 346,000 | |
| ESSENTIAL | 75ml | 178,000 | |
| PURE WHITE SYSTEM I (kulit normal-kering) | 1set | 1,244,000 | |
| PURE WHITE CLEANSER | 125g | 384,000 | |
| PURE WHITE TONER I | 150ml | 408,000 | |
| PURE WHITE MOISTURISER I | 100ml | 452,000 | |
| PURE WHITE SYSTEM II (kulit normal-berminyak) | 1set | 1,244,000 | |
| PURE WHITE TONER II | 150ml | 408,000 | |
| PURE WHITE MOISTURISER II | 100ml | 452,000 | |
| PURE WHITE ESSENCE | 30ml | 451,000 | |
| PURE WHITE CREME | 50g | 413,000 | |
| PURE WHITE MASQUE | 75ml | 199,000 | |
| TIME DEFIANCE SYSTEM I (Kulit normal-kering) | 1set | 1,340,000 | |
| TIME DEFIANCE SYSTEM II (kulit normal-berminyak) | 1set | 1,340,000 | |
| TIME DEFIANCE CLEANSING TREATMENT | 125ml | 437,000 | |
| TIME DEFIANCE CONDITIONING TONER | 250ml | 437,000 | |
| TIME DEFIANCE DAY PROTECT LOTION SPF15 | 50ml | 467,000 | |
| TIME DEFIANCE DAY PROTECT CREME SPF15 | 50ml | 467,000 | |
| TIME DEFIANCE NIGHT RECOVERY CREME | 50g | 467,000 | |
| TIME DEFIANCE NIGHT RECOVERY LOTION | 50ml | 467,000 | |
| TIME DEFIANCE SKIN REFINISHING LOTION | 30ml | 390,000 | |
| TIME DEFIANCE VITAMIN C&WILD YAM TRETMENT | 10ml | 390,000 | |
| TIME DEFIANCE WRINKLE RELAX | 4ml | 348,000 | |
| TIME DEFIANCE LIFTING EYE CREME | 15g | 413,000 | |
| TIME DEFIANCE 3D LIFTING SERUM | 30ml | 1,115,000 | |
| TIME DEFIANCE INTENSIVE REPAIR DAILY | 30ml | 1,524,000 | |
| TIME DEFIANCE INTENSIVE REPAIR SERUM | 14vial | 2,672,000 | |
| ARTISTRY CRME L/X | 45ml | 3,390,000 | |
| ABSOLUTE OIL CONTROL FOUNDATION porcelain 302 | 25ml | 332,000 | |
| ABSOLUTE OIL CONTROL FOUNDATION linen 310 | 25ml | 332,000 | |
| ABSOLUTE OIL CONTROL FOUNDATION buff 308 | 25ml | 332,000 | |
| ABSOLUTE OIL CONTROL FOUNDATION parchment 312 | 25ml | 332,000 | |
| SELF DEFINING SHEER FOUNDATION porcelain | 29ml | 281,000 | |
| SELF DEFINING SHEER FOUNDATION linen | 29ml | 281,000 | |
| SELF DEFINING SHEER FOUNDATION buff 208 | 29ml | 281,000 | |
| SELF DEFINING SHEER FOUNDATION parchment 212 | 29ml | 281,000 | |
| FOUNDATION PUMP | 5/pak | 65,000 | |
| TIME DEFIANCE FIRMING CREME FOUNDATION porcelain | 30ml | 410,000 | |
| TIME DEFIANCE FIRMING CREME FOUNDATION buff | 30ml | 410,000 | |
| HYDRATING IDEAL FOUNDATION champagne | 30ml | 295,000 | |
| HYDRATING IDEAL FOUNDATION cameo | 30ml | 295,000 | |
| HYDRATING IDEAL FOUNDATION linen | 30ml | 295,000 | |
| HYDRATING IDEAL FOUNDATION sand | 30ml | 295,000 | |
| HYDRATING IDEAL FOUNDATION ochre | 30ml | 295,000 | |
| HYDRATING IDEAL FOUNDATION golden | 30ml | 295,000 | |
| BALANCING IDEAL FOUNDATION champagne | 30ml | 348,000 | |
| BALANCING IDEAL FOUNDATION cameo | 30ml | 348,000 | |
| BALANCING IDEAL FOUNDATION linen | 30ml | 348,000 | |
| BALANCING IDEAL FOUNDATION sand | 30ml | 348,000 | |
| BALANCING IDEAL FOUNDATION ochre | 30ml | 348,000 | |
| BALANCING IDEAL FOUNDATION golden | 30ml | 348,000 | |
| CONCEALER fair | 2g | 163,000 | |
| CONCEALER mediun | 2g | 163,000 | |
| CONCEALER dark | 2g | 163,000 | |
| FACE POWDER REFILL | 25g | 250,000 | |
| IDEAL DUAL POWDER FOUNDATION champagne | 12g refill | 233,000 | |
| IDEAL DUAL POWDER FOUNDATION cameo | 12g refill | 233,000 | |
| IDEAL DUAL POWDER FOUNDATION linen | 12g refill | 233,000 | |
| IDEAL DUAL POWDER FOUNDATION sand | 12g refill | 233,000 | |
| IDEAL DUAL POWDER FOUNDATION ochre | 12g refill | 233,000 | |
| IDEAL DUAL POWDER FOUNDATION golden | 12g refill | 233,000 | |
| DEFINE SERIES EYE PENCIL (noir/black) | 0,28g | 203,000 | |
| DEFINE SERIES EYE PENCIL (mink/dark brown) | 0,28g | 203,000 | |
| DEFINE SERIES BROW PENCIL (BLACK) | 0.09g | 203,000 | |
| DEFINE SERIES BROW PENCIL (deep brown) | 0.09g | 203,000 | |
| DEFINE SERIES BROW PENCIL (soft brown) | 0,09g | 203,000 | |
| IDEAL WATERPROOF MASCARA black | 10ml | 213,000 | |
| CONTROL EYELINER black | 2,7g | 252,000 | |
| CONTROL EYELINER brown | 2,7g | 252,000 | |
| EYE COLOR REFILL (starry night) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (rain forest) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (sapphire) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (black tie) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (sunburst) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (royalty) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (tulle) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (rich) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (tickled pink) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (martinique) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (pink ice) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (gold ingot) | 1g | 77,000 | |
| EYE COLOR REFILL (fortune) | 1g | 77,000 | |
| POWDER BLUSH REFILL (rosewood) | 3g | 107,000 | |
| POWDER BLUSH REFILL (pink passion) | 3g | 107,000 | |
| POWDER BLUSH REFILL (warm glow) | 3g | 107,000 | |
| CREME LIP COLOR (petal) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (neutrale) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (hush) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (subdued) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (sophisticated) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (bon-bon) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (beaute) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (rouge) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (flatter) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (prim) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (belle) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (daring) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (rush) | 3g | 196,000 | |
| CREME LIP COLOR (lovely) | 3g | 196,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (sheer gloss) | 3g | 200,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (glace) | 3g | 200,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (madeira) | 3g | 200,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (pom pom) | 3g | 200,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (princess) | 3g | 200,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (ballerina) | 3g | 200,000 | |
| SHEER LIP COLOR SPF15 (polite) | 3g | 200,000 | |
| DEFINE SERIES LIP PENCIL (nuance/light mauve) | 0,22g | 203,000 | |
| DEFINE SERIES LIP PENCIL (discretion/brownish pink) | 0,22g | 203,000 | |
| GLOSSY LIP SHINE (gifted) | 4,2ml | 135,000 | |
| GLOSSY LIP SHINE (bloom) | 4,2ml | 135,000 | |
| GLOSSY LIP SHINE (adore) | 4,2ml | 135,000 | |
| LIP SAMPLER | 10pak | 98,000 | |
| ARTISTRY PRESENTATION CADDY | 140,000 | ||
| BUKU KECANTIKAN DAN PERAWATAN TUBUH | 15,000 | ||
| SEBUTAPE | 5set/pak | 22,000 | |
| IDEAL POWDER FOUNDATION COMPACT | 129,000 | ||
| FOUR PAN COMPACT | 129,000 | ||
| PANDUAN PRAKTIS | 4pak | 3,000 | |
| ESENTIALS WHEEL | 3pak | 5,000 | |
| PUFF ARTISTRY | 32,500 | ||
| PUFF FACIAL | 38,500 | ||
| PUFF IDEAL POWDER | 19,600 | ||
| PUFF FACE POWDER | 25,300 | ||
| FACE POWDER CASE | 129,000 | ||
| MAKE UP BRUSH SET | 356,000 | ||
| TOLSOM SYSTEM | 1set | 718,000 | |
| FACIAL CLEANSING FOAM | 125g | 237,000 | |
| TONING LOTION | 175ml | 247,000 | |
| SKIN SMOOTHING GEL | 30g | 389,000 | |
| SKIN PROTECTIVE LOTION | 100ml | 234,000 | |
| GLISTER ADVANCED TOOTHBRUSH | 4buah | 138/106 | |
| GLISTER MOUTHWASH | 50ml | 129/99 | |
| GLISTER TOOTHPASTE | 200gr | 77/59 | |
| GLISTER TRAVEL SIZE TOOTHPASTE | 50ml | 38/29 | |
| GLISTER MOUTH REFRESHER SPRAY | 9gr | 56/43 | |
| G&H BODY LOTION | 375ml | 81/62 | |
| G&H COMPLEXION BAR SOAP | 250g | 113,000 | |
| G&H BODY SHAMPOO | 250ml | 57,000 | |
| ALLANO TALC | 250gr | 43,000 | |
| PERSUE ANTISEPTIC HAND GEL | 500ml | 83,000 | |
| BOTOL KOSONG | 250ml | 10,000 | |
| BOTOL KOSONG | 25gr | 7,000 | |
| SUDZY BATH GEL | 275ml | 62,000 | |
| SUDZY SHAMPOO | 275ml | 52,000 | |
| DANDRUFF CONTROL HAIR CLEANSER | 300ml | 120,000 | |
| GENTLE DAILY HAIR CLEANSER | 300ml | 99,000 | |
| PURIFYING HAIR CLEANSER | 300ml | 99,000 | |
| VOLUMSING HAIR CLEANSER | 300ml | 99,000 | |
| DAILY BALANCE 2 in 1 | 300ml | 104,000 | |
| VOLUMSING DETANGLER | 250ml | 99,000 | |
| MOISTURISING DETANGLER | 250ml | 99,000 | |
| INTENSIVE REPAIR MASQUE | 150ml | 120,000 | |
| ULTRA FINE FINISHING SPRAY | 250ml | 124,000 | |
| DESIGNER FIXING GEL | 150ml | 108,000 | |
| VOLUMSING MOUSSE | 150ml | 121,000 | |
| SANTINIQUE COLOR CARE SHAMPOO | 300ml | 135,000 | |
| SANTINIQUE COLOR CARE CONDITIONER | 250ml | 135,000 | |
| SANTINIQUE COLOR&HEAT PROTECTOR SPRAY | 220ml | 195,000 | |
| COLOUR CREATION natural black | 1set | 111,000 | |
| COLOUR CREATION DARK BROWN | 1set | 111,000 | |
| COLOUR CREATION burgundy | 1set | 111,000 | |
| COLOUR CREATION mahogany | 1set | 111,000 | |
| COLOUR CREATION auburn red blonde | 1set | 111,000 | |
| COLOUR CREATION golden brown | 1set | 111,000 | |
| COLOUR CREATION gold fever | 1set | 111,000 | |
| SA8 PREMIUM | 750gr | 100,000 | |
| SA8 PREMIUM | 3kg | 268,000 | |
| AMWAY SA8 LIQUID | 1liter | 163,000 | |
| ALL FABRIC BLEACH | 1kg | 156,000 | |
| FABRIC SOFTENER | 1liter | 81,000 | |
| PREWASH SPRAY | 350gr | 124,000 | |
| LOC PLUS WINDOW CLEANER | 500ml | 62,000 | |
| LOC METAL CLEANER | 250gr | 66,000 | |
| LOC PLUS SOFT CLEANSER DETERGENT DOUX | 500ml | 75,000 | |
| AMWAY LOC MULTI PURPOSE CLEANER | 1liter | 82,000 | |
| GREEN MEADOW AIR FRESHENER | 100gr | 72,000 | |
| PERSUE DISINFECTANT CLEANER | 1liter | 90,000 | |
| PERSUE TOILET BOWL CLEANER | 750ml | 108,000 | |
| DISH DROPS | 1liter | 127,000 | |
| DISH DROPS SCRUB BUDS | 4buah | 60,000 | |
| CAR WASH | 1liter | 77/59 | |
| SILICON GLAZE | 500ml | 107/82 | |
| NEW PISTOL GRIP SPRAYER | 27,000 | ||
| POUR/MEASURE CAP | 17,000 | ||
| TWISTED PUMP DISPENSE | 17,000 | ||
| SQUEEZE BOTTLE | 13,000 | ||
| ICOOK 1 ( LITRE SAUCEPAN&TUTUP+LITRE SAUCEPAN&TUTUP) | 1set | 3,640,000 | |
| ICOOK (LITRE SAUCEPEN&TUTUP) | 1,268,000 | ||
| ICOOK 4- LITRE STOCK POT&TUTUP | 3,120,000 | ||
| ICOOK 8-LITRE DUTCH OVEN&TUTUP | 4,875,000 | ||
| ICOOK (501082-501088) | 4,615,000 | ||
| ICOOK TRADITIONAL WOK | 4,225,000 | ||
| ICOOK PANCI ANTI LENGKET | 2,243,000 | ||
| ICOOK 1 SET JUNIOR SAUTE PAN&TUTP SENIOR SAUTEPAN&TUTUP | 4,095,000 | ||
| ICOOK PANCI ANTI LENGKET | 4,355,000 | ||
| ICOOK 1 SET JUNIOR (501084-501085)JUNIOR SAUTE PAN&TUTUP | 6,500,000 | ||
| ESPRING WATER TREATMENT SYSTEM | 1unit | 11,085,000 | |
| ESPRING SPAREPARTS ESPRING CARTRIDGE | 1 | 1,541,000 | |
| ESPRING PRE-FILTER | 1 | 195,000 | |
| TABUNG APF | 1 | 878,000 | |
| MEDIA PROFEX | 553,000 | ||
| MEDIA ALKALI | 553,000 | ||
| MEDIA RESIN SOFTENER | 553,000 | ||
| UV LAMP AWTS | 1,106,000 | ||
| CARBON FILTER AWTS | 875,000 | ||
| ATMOSPHERE AIR TREATMENT SYSTEM | 1unit | 17,466,000 | |
| ATMOSPHERE ODOR FILTER | 1 | 1,529,000 | |
| ATMOSPHERE PRE-FILTER | 1 | 163,000 | |
| ATMOSPHERE HEPA FILTER | 1 | 1,823,000 | |
| FLYER ATMOSPHERE LIPAT | 10pak | 3,000 | |
| NUTRIFARM AG | 1liter | 338,000 | |
| APSA-800 WSC | 1liter | 139,000 | |
| PANDUAN NUTRIFARM AG&APSA | 10pak | 4,000 | |
| TERI KRISPY | 125gr | 31,000 | |
| YOGURT EASIYO | 1set | 84,000 | |
| ABON SAPI | 250gr | 59,900 | |
| ABON AYAM | 250gr | 55,700 | |
| KERIPIK GRANDIS | 250gr | 42,700 | |
| TEH OOLONG 63 TEH CELUP | 20sachet | 29,200 | |
| TEH OOLONG TEH SEDUH | 100gr | 50,400 | |
| LULUR COKLAT&GREEN TEA | 1pak/4 sachet | 37,200 | |
| LULUR GREEN TEA | 1pak/4 sachet | 37,200 | |
| LULUR JAVANESE COLORLESS | 1pak/4 sachet | 42,000 | |
| BODY MASSAGE OIL REFRESHING | 60ml | 57,000 | |
| REFRESHING GREEN | 100ml | 48,400 | |
| SWEET BLOSSOM | 100ml | 48,400 | |
| TEXEL WOOL DUSTER | 46,100 | ||
| TELESCOPIC WOOL DUSTER | 1 | 46,100 | |
| KAPAS SELECTION | 70gr | 28,500 | |
| MINYAK KAYU PUTIH | 60ml | 29,000 | |
| MINYAK TELON | 60ml | 31,000 | |
| SERI TK | 1set | 336,600 | |
| LOGICO PRIMO II (kreatifitas pra TK) | 1set | 336,600 | |
| SERI MATEMATIKA | 1set | 411,600 | |
| LOGICO PICCOLO III (matematika SD kelas 2) | 1set | 411,600 | |
| LOGICO MAXIMO I (matematika SD kelas 3) | 1set | 405,300 | |
| LOGICO MAXIMO III (matematika SD kelas 4) | 1set | 405,300 | |
| LOGICO MAXIMO IV (matematika SD kelas 5) | 1set | 405,300 | |
| SERI PENGETAHUAN UMUM (logico piccolo IV pengetahuan umum) | 1set | 405,300 | |
| SERI BAHASA INGGRIS (BAHASA INGGRIS BEGINNER) | 1set | 411,600 | |
| SERI BAHASA INGGRIS (BAHASA INGGRIS BEGINNER II) | 1set | 411,600 | |
| SERI BAHASA INGGRIS (BAHASA INGGRIS INTERMEDIATE) | 1set | 405,300 | |
| SERI BAHASA INGGRIS (BAHASA INGGRIS INTERMEDIATE II) | 1set | 405,300 | |
| PAPAN PRIMO | 69,000 | ||
| PAPAN PICCOLO | 69,000 | ||
| PAPAN MAXIMO | 69,000 | ||
| BROSUR LOGICO | 3,000 | ||
| CELANA DALAM WHITE S | 81,900 | ||
| CELANA DALAM WHITE M | 81,900 | ||
| CELANA DALAM WHITE L | 81,900 | ||
| CELANA DALAM WHITE XL | 81,900 | ||
| CELANA DALAM ASSORTED COLOR S | 81,900 | ||
| CELANA DALAM ASSORTED COLOR M | 81,900 | ||
| CELANA DALAM ASSORTED COLOR L | 81,900 | ||
| CELANA DALAM ASSORTED COLOR XL | 81,900 | ||
| EXECUTIVE SOCKS | 3pasang | 132,000 | |
| T-SHIRT S | 73,400 | ||
| T-SHIRT M | 73,400 | ||
| T-SHIRT L | 73,400 | ||
| T-SHIRT XL | 73,400 | ||
| SINGLET S | 62,900 | ||
| SINGLET M | 62,900 | ||
| SINGLET L | 62,900 | ||
| SINGLET XL | 62,900 | ||
| OIL (SB-MCO)SAE 20W-50 API SH | 1liter | 56,000 | |
| OIL SAE 10W-30 JASO MB | 1liter | 58,300 | |
| OIL SAE 5W-50 API SL/CH-4 | 1liter | 114,300 | |
| OIL SAE 20W-50 API SL | 1liter | 71,600 | |
| OIL SAE 15W-40 API CI-4 | 1liter | 71,600 | |
| FLO TANK | 500ml | 27,800 | |
| SHUNTON KAMPER | 150gr | 37,800 | |
| BERAS CIANJUR | 5kg | 78,100 | |
| BERAS MERAH | 2kg | 51,000 | |
| BUMBU INSTANS MERAH | 330gr | 32,000 | |
| KECAP MANIS | 275ml | 22,700 | |
| SAUS SAMBAL | 400g | 31,500 | |
| HERBAL GREEN TEA MAHKOTA DEWA | 75g | 67,500 | |
| HERBAL GREEN TEA KAYU MANIS | 110gr | 63,900 | |
| MADU HUTAN KALIMANTAN | 300gr | 116,100 | |
| MADU HUTAN SUMBAWA | 300gr | 109,100 |